Pemanfaatan Nipah (Nypa Fruticans) Dan Kontribusi Terhadap Pendapatan Masyarakat Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Indragiri Hilir
Daniska, Rio
Nipah merupakan salah satu produk hasil hutan bukan kayu yang semua
bagian tumbuhannya dapat dimanfaatkan. Pemanfaatan pohon nipah oleh
penduduk lokal biasanya diambil daunnya saja untuk dijadikan atap rumah
sebagai mata pencaharian guna keberlangsungan hidup. Desa Sungai Nyiur
merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten
Indragiri Hilir Provinsi Riau. Sepanjang tepian sungai di Desa Sungai Nyiur
terdapat tanaman nipah yang tumbuh secara liar. Masyarakat Desa Sungai Nyiur
sudah memanfaatkan tanaman nipah dalam memenuhi kebutuhan, tetapi
pemanfaatan tanaman ini masih sebatas pemanfaatan pada daunnya saja yang
dapat digunakan sebagai atap rumah, dan dijadikan sapu lidi. Pemanfaatan nipah
oleh masyarakat akan memberikan kontribusi terhadap pendapatan mereka
sehingga kesadaran untuk menjaga tanaman dan lingkungan juga akan meningkat.
Penelitian ini bertujuan 1) Mengidentifikasi pemanfaatan terhadap
tanaman nipah oleh masyarakat di Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah,
Kabupaten Indragiri Hilir, 2) Menghitung kontribusi usaha nipah terhadap tingkat
pendapatan masyarakat Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten
Indragiri Hilir.
Penelitian dilakukan pada Desa Sungai Nyiur, Kecamatan Tanah Merah,
Kabupaten Indragiri Hilir pada bulan November sampai Desember 2021. Data
yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder.
Data primer berupa pemanfaatan dan pendapatan dari nipah oleh masyarakat Desa
Sungai Nyiur.Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang
digunakan untuk mengetahui pemanfaatan dan kontribusi nipah berdasarkan hasil
wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan terhadap responden.
Perhitungan nilai pendapatan dari tanaman nipah dapat dihitung dengan total
penerimaan, pengeluaran dan pendapatan petani serta kontribusi nipah terhadap
total pendapatan masyarakat.
Masyarakat yang melakukan pemanfaatan tanaman nipah ialah sebanyak
52 orang yang diyatakan sebagai responden, pemanfaatan daun nipah sebagai lidi
sebanyak 41 orang dengan persentase 78,85% sementara yang memanfaatkan
sebagai atap sebanyak 10 orang dengan persentase 19,23%. Responden yang air
nira tanaman nipah hanya seorang saja dengan persentase 1,92%.
Total penerimaan masyarakat Desa Sungai Nyiur dari gula nipah yaitu Rp.
48.384.000,-/tahun, total pengeluran dari gula nipah yaitu Rp 11.958.400,-/tahun,
total pendapatan bersih dari gula nipah Rp 36.425.600,-/tahun. Total penerimaan
masyarakat Desa Sungai Nyiur dari lidi yaitu Rp. 1.193.760.000,-/tahun, total
pengeluran dari lidi yaitu Rp 164.410.000,-/tahun, total pendapatan bersih dari lidi
Rp 1.029.350.000,-/tahun. Total penerimaan masyarakat Desa Sungai Nyiur dari
atap yaitu Rp. 288.000.000,-/tahun, total pengeluran dari atap yaitu Rp 39.800.000,-
/tahun, total pendapatan bersih dari atap Rp 248.110.000,-/tahun. Total penerimaan
masyarakat Desa Sungai Nyiur dari pemanfaatan nipah yaitu Rp. 1.530.144.000,-
/tahun dengan rata-rata Rp. 29.425.846,-/tahun, total pengeluran yaitu Rp
216.168.400,-/tahun dengan rata-rata Rp 4.157.085,-/tahun. Sehingga total
pendapatan bersih Rp 1.313.975.000,-/tahun dengan rata-rata Rp 25.268.762,-
/tahun.
Pemanfaatan tanaman nipah di Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah
Merah, Kabupaten Indragiri Hilir yaitu air nira dengan produk yang dihasilkan
gula nipah, pucuk nipah dengan produk yang dihasilkan lidi dan daun nipah
dengan produk yang dihasilkan atap rumah. Pada kontribusi usaha nipah terhadap
tingkat pendapatan masyarakat Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah,
Kabupaten Indragiri Hilir yaitu sebesar 88,4%. Persentase dari tiap produk yang
dihasilkan oleh nipah, lidi 69,7%, atap 17% dan gula 1,7 %
bagian tumbuhannya dapat dimanfaatkan. Pemanfaatan pohon nipah oleh
penduduk lokal biasanya diambil daunnya saja untuk dijadikan atap rumah
sebagai mata pencaharian guna keberlangsungan hidup. Desa Sungai Nyiur
merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Tanah Merah Kabupaten
Indragiri Hilir Provinsi Riau. Sepanjang tepian sungai di Desa Sungai Nyiur
terdapat tanaman nipah yang tumbuh secara liar. Masyarakat Desa Sungai Nyiur
sudah memanfaatkan tanaman nipah dalam memenuhi kebutuhan, tetapi
pemanfaatan tanaman ini masih sebatas pemanfaatan pada daunnya saja yang
dapat digunakan sebagai atap rumah, dan dijadikan sapu lidi. Pemanfaatan nipah
oleh masyarakat akan memberikan kontribusi terhadap pendapatan mereka
sehingga kesadaran untuk menjaga tanaman dan lingkungan juga akan meningkat.
Penelitian ini bertujuan 1) Mengidentifikasi pemanfaatan terhadap
tanaman nipah oleh masyarakat di Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah,
Kabupaten Indragiri Hilir, 2) Menghitung kontribusi usaha nipah terhadap tingkat
pendapatan masyarakat Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten
Indragiri Hilir.
Penelitian dilakukan pada Desa Sungai Nyiur, Kecamatan Tanah Merah,
Kabupaten Indragiri Hilir pada bulan November sampai Desember 2021. Data
yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder.
Data primer berupa pemanfaatan dan pendapatan dari nipah oleh masyarakat Desa
Sungai Nyiur.Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif yang
digunakan untuk mengetahui pemanfaatan dan kontribusi nipah berdasarkan hasil
wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan terhadap responden.
Perhitungan nilai pendapatan dari tanaman nipah dapat dihitung dengan total
penerimaan, pengeluaran dan pendapatan petani serta kontribusi nipah terhadap
total pendapatan masyarakat.
Masyarakat yang melakukan pemanfaatan tanaman nipah ialah sebanyak
52 orang yang diyatakan sebagai responden, pemanfaatan daun nipah sebagai lidi
sebanyak 41 orang dengan persentase 78,85% sementara yang memanfaatkan
sebagai atap sebanyak 10 orang dengan persentase 19,23%. Responden yang air
nira tanaman nipah hanya seorang saja dengan persentase 1,92%.
Total penerimaan masyarakat Desa Sungai Nyiur dari gula nipah yaitu Rp.
48.384.000,-/tahun, total pengeluran dari gula nipah yaitu Rp 11.958.400,-/tahun,
total pendapatan bersih dari gula nipah Rp 36.425.600,-/tahun. Total penerimaan
masyarakat Desa Sungai Nyiur dari lidi yaitu Rp. 1.193.760.000,-/tahun, total
pengeluran dari lidi yaitu Rp 164.410.000,-/tahun, total pendapatan bersih dari lidi
Rp 1.029.350.000,-/tahun. Total penerimaan masyarakat Desa Sungai Nyiur dari
atap yaitu Rp. 288.000.000,-/tahun, total pengeluran dari atap yaitu Rp 39.800.000,-
/tahun, total pendapatan bersih dari atap Rp 248.110.000,-/tahun. Total penerimaan
masyarakat Desa Sungai Nyiur dari pemanfaatan nipah yaitu Rp. 1.530.144.000,-
/tahun dengan rata-rata Rp. 29.425.846,-/tahun, total pengeluran yaitu Rp
216.168.400,-/tahun dengan rata-rata Rp 4.157.085,-/tahun. Sehingga total
pendapatan bersih Rp 1.313.975.000,-/tahun dengan rata-rata Rp 25.268.762,-
/tahun.
Pemanfaatan tanaman nipah di Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah
Merah, Kabupaten Indragiri Hilir yaitu air nira dengan produk yang dihasilkan
gula nipah, pucuk nipah dengan produk yang dihasilkan lidi dan daun nipah
dengan produk yang dihasilkan atap rumah. Pada kontribusi usaha nipah terhadap
tingkat pendapatan masyarakat Desa Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah,
Kabupaten Indragiri Hilir yaitu sebesar 88,4%. Persentase dari tiap produk yang
dihasilkan oleh nipah, lidi 69,7%, atap 17% dan gula 1,7 %
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2022
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-03-30T02:51:14Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah