Studi Eksperimental Nilai Keausan Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (Ac-Wc) Menggunakan Aspal Modifikasi Karet Alam Dengan Variasi Suhu Pemadatan
DANDI, DANDI
Aspal polimer merupakan material yang dihasilkan dari modifikasi antara polimer
alam atau polimer sintetis. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai campuran
aspal polimer adalah karet alam yang disebut dengan aspal modifikasi karet alam.
Nilai keausan menyatakan ketahanan lapis perkerasan terhadap keausan. Perubahan
temperatur pemadatan akan menyebabkan perubahan sifat pada aspal sehingga
berakibat pada terjadinya kerusakan seperti deformasi dan retak pada aspal.
Penelitian bertujuan untuk menganalisis nilai keausan dengan variasi suhu
pemadatan yang menggunakan aspal modifikasi karet alam. Metode penelitian
merupakan studi eksperimental di laboratorium berdasarkan pada Bina Marga
Spesifikasi Khusus Interim SKh-1.6.25, 2018. Penelitian dimulai dengan
pemeriksaan propertis aspal dan agregat kemudian dilanjutkan dengan pembuatan
kadar aspal optimum dibuat variasi dengan nilai 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7% dan
didapatkan nilai kadar aspal optimum sebesar 6,38%. Pembuatan benda uji dengan
variasi suhu pemadatan sebesar 110°C, 120°C, 130°C, 140°C dan 150°C. Setelah
membuat benda uji maka dilakukan pengujian cantabro. Hasil pengujian cantabro
dengan nilai keausan pada variasi suhu pemadatan 110°C sebesar 2,10%, suhu
pemadatan 120°C sebesar 2,14%, suhu pemadatan 130°C sebesar 2,47%, suhu
pemadatan 140°C sebesar 3,89% dan suhu pemadatan 150°C sebesar 5,08%.
Kesimpulan pada penelitian adalah nilai keausan dengan pemanfaatan aspal
modifikasi karet alam pada seluruh variasi suhu pemadatan memenuhi spesifikasi
dari Bina Marga 2010 yaitu untuk nilai keausan ≤ 20% dan dapat dipergunakan pada
campuran lapisan AC-WC. Saran dari penelitian adalah dibutuhkannya penelitian
lanjutan dengan pemanfaatan aspal modifikasi karet alam dengan variasi suhu
pemadatan.
Kata kunci :
alam atau polimer sintetis. Salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai campuran
aspal polimer adalah karet alam yang disebut dengan aspal modifikasi karet alam.
Nilai keausan menyatakan ketahanan lapis perkerasan terhadap keausan. Perubahan
temperatur pemadatan akan menyebabkan perubahan sifat pada aspal sehingga
berakibat pada terjadinya kerusakan seperti deformasi dan retak pada aspal.
Penelitian bertujuan untuk menganalisis nilai keausan dengan variasi suhu
pemadatan yang menggunakan aspal modifikasi karet alam. Metode penelitian
merupakan studi eksperimental di laboratorium berdasarkan pada Bina Marga
Spesifikasi Khusus Interim SKh-1.6.25, 2018. Penelitian dimulai dengan
pemeriksaan propertis aspal dan agregat kemudian dilanjutkan dengan pembuatan
kadar aspal optimum dibuat variasi dengan nilai 5%, 5,5%, 6%, 6,5%, 7% dan
didapatkan nilai kadar aspal optimum sebesar 6,38%. Pembuatan benda uji dengan
variasi suhu pemadatan sebesar 110°C, 120°C, 130°C, 140°C dan 150°C. Setelah
membuat benda uji maka dilakukan pengujian cantabro. Hasil pengujian cantabro
dengan nilai keausan pada variasi suhu pemadatan 110°C sebesar 2,10%, suhu
pemadatan 120°C sebesar 2,14%, suhu pemadatan 130°C sebesar 2,47%, suhu
pemadatan 140°C sebesar 3,89% dan suhu pemadatan 150°C sebesar 5,08%.
Kesimpulan pada penelitian adalah nilai keausan dengan pemanfaatan aspal
modifikasi karet alam pada seluruh variasi suhu pemadatan memenuhi spesifikasi
dari Bina Marga 2010 yaitu untuk nilai keausan ≤ 20% dan dapat dipergunakan pada
campuran lapisan AC-WC. Saran dari penelitian adalah dibutuhkannya penelitian
lanjutan dengan pemanfaatan aspal modifikasi karet alam dengan variasi suhu
pemadatan.
Kata kunci :
Informasi Repositori
- Jenis
- Thesis
Detail Information
- Tahun
- 2023
- Bahasa
- id
- Last Updated
- 2024-10-17T03:25:26Z
Subjects / Keywords
Akses Dokumen
Hak Cipta & Lisensi
Konten ini bersumber dari Repositori Institusi Kemendikdasmen.
Hak cipta dimiliki oleh institusi pencipta karya. Dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0).
Metadata di-harvest melalui protokol OAI-PMH sesuai SK Sekjen Kemendikbudristek No. 18/M/2022.
Karya Umum
Filsafat
Agama
Ilmu-ilmu Sosial
Bahasa
Ilmu-ilmu Murni
Ilmu-ilmu Terapan
Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
Kesusastraan
Geografi dan Sejarah